Cara Instalasi dan Setting Web Server Nginx Debian 9 - Wanjay

Cara Instalasi dan Setting Web Server Nginx Debian 9

    Selamat datang para pembaca di zona tkj, pada postingan kali ini kita akan membahas tentang Cara Instalasi dan Setting Web Server Nginx Debian 9. 

    Apa itu Nginx ? NGINX adalah perangkat lunak open source untuk penayangan web, reverse proxying, caching, load balancing, media streaming, dan banyak lagi. Ini dimulai sebagai server web yang dirancang untuk kinerja dan stabilitas maksimal. Selain kemampuan server HTTP-nya, NGINX juga dapat berfungsi sebagai server proxy untuk email (IMAP, POP3, dan SMTP) dan reverse proxy dan load balancer untuk server HTTP, TCP, dan UDP.

    Nginx adalah aplikasi yang serupa dengan apache2, yaitu untuk membangun sebuah webserver. Tentunya ke 2nya memiliki perbedaan saat melakukan konfigurasi. Tapi yang namanya web server, defaultnya menggunakan port 80 untuk http, dan 443 untuk https

    Sedikit informasi, jika sudah terdapat apache2 pada server anda, saya sarankan untuk menghentikannya dulu.

    Berikut Cara Instalasi dan Setting Web Server Nginx Debian 9 

    1. Instalasi paket
    apt-get install nginx
    Setelah instalasi selesai, web server anda sudah bisa digunakan, masukkan ip server anda di web browser  client. contoh

    Untuk tampilan memang sama seperti apache2, karena memang document html letaknya sama, di /var/www/html

    Pada langkah selanjutnya, akan kita gabungkan dengan dns server, sehingga web server kita bisa diakses dengan nama domain. Sebelumnya baca Cara Setting DNS Server Debian 9 

    2. Masuk Setting Nginx
    File konfigurasi pada /etc/nginx/sites-enabled/default
    nano /etc/nginx/sites-enabled/default
    Pada line paling bawah, masukkan script seperti di bawah ini. Saya sengaja melakukan konfigurasi paling sederhana, karena hanya untuk kebutuhan praktek

    server {
            listen 80;
            server_name zona-1.lks.id  www.zona-1.lks.id;
            root /var/www/html/zona;
            index index.html;
    }

    Untuk penulisannya berbeda dengan apache2.

    3. Buat file html
    cd /var/www/html
    mkdir zona
    cd zona
    nano inde.html
     buatlah file html sederhana

    4. Pengujian
    Jangan lupa, setelah melakukan konfigurasi, restart dulu servicenya
    service nginx restart

     Bagaimana ? Mudah bukan, apabila anda sudah terbiasa menggunakan apache2, setidaknya anda juga harus tau alternatif lainnya. Itu saja dari saya tentang Cara Instalasi dan Setting Web Server Nginx Debian 9 

    Subscribe Wanjay Untuk Mendapatkan Notifikasi Artikel Terbaru Lainnya dan Agar tidak Ketinggalan Update, Gratis!!!

    Caranya Masukkan Alamat Email Kamu > Muncul Pop Up > Centang Saya Bukan Robot > Complete > Lalu Buka Email Kamu Pilih Pesan Activate your Email Subscription, Untuk Aktifkan Notifikasi Lalu Buka Link Aktivasinya > Selesai dan Terima Kasih sudah Subscribe :)

    Buka Komentar

    Iklan Atas Artikel

    Iklan Tengah Artikel 1

    Iklan Tengah Artikel 2

    Iklan Bawah Artikel