Kunci Jawaban Buku PKN Kelas 12 Kurikulum 2013 (Uji Kompetensi Bab 5) hubungan internasional faktor internal dan faktor eksternal - Wanjay

Kunci Jawaban Buku PKN Kelas 12 Kurikulum 2013 (Uji Kompetensi Bab 5) hubungan internasional faktor internal dan faktor eksternal

    Kunci Jawaban Buku PKN Kelas 12 Kurikulum 2013 (Uji Kompetensi Bab 5) hubungan internasional faktor internal dan faktor eksternal

    Hello kawan, pelajaran pkn  semakin sulit, dan satu-satunya cara untuk mengerjakan adalah mencari referensi dari internet, di sini saya akan menjawab semua pertanyaan Buku PKN Kelas 12 Kurikulum 2013 (Uji Kompetensi Bab 5). simak ­čśÇ
    1. Jelaskan faktor-faktor yang menyebabkan suatu negara mengadakan hubungan internasional?
    a. Faktor internal, yaitu adanya kekhawatiran terancam
    kelangsungan hidupnya baik melalui kudeta maupun intervensi
    dari negara lain.
    b. Faktor ekternal, yaitu ketentuan hukum alam yang tidak dapat
    dipungkiri bahwa suatu negara tidak dapat berdiri sendiri tanpa
    bantuan dan kerja sama dengan negara lain. Ketergantungan
    tersebut terutama dalam upaya memecahkan masalah-masalah
    ekonomi, politik, hukum, sosial budaya, pertahanan dan
    keamanan.
    2. Kemukakan klasifiasi perjanjian internasional.!
    a. Menurut subjeknya
    1) Perjanjian antarnegara yang dilakukan oleh banyak negara
    yang merupakan subjek hukum internasional.
    2) Perjanjian antara negara dengan subjek hukum internasional
    lainnya.
    3) Perjanjian antar-subjek hukum internasional selain negara.
    b. Menurut jumlah pihak yang mengadakan perjanjian.
    1) Perjanjian bilateral, artinya perjanjian antara dua negara yang
    mengatur kepentingan dua negara tersebut.
    2) Perjanjian multilateral, artinya perjanjian yang melibatkan
    banyak negara yang mengatur kepentingan semua pihak.
    c. Menurut isinya
    1) Segi politis, seperti pakta pertahanan dan pakta perdamaian.
    2) Segi ekonomi, seperti bantuan ekonomi dan keuangan.
    3) Segi hukum, seperti status kewarganegaraan, ekstradisi dan
    sebagainya.
    4) Segi batas wilayah, seperti laut teritorial, batas alam daratan
    dan sebagainya.
    5) Segi kesehatan, seperti masalah karantina, penganggulangan
    wabah penyakit, dan sebagainya
    d. Menurut proses pembentukannya
    1) Perjanjian bersifat penting yang dibuat melalui proses
    perundingan, penandatanganan dan ratifiasi.
    2) Perjanjian bersifat sederhana yang dibuat melalui dua tahap,
    yaitu perundingan dan penandatanganan (biasanya digunakan
    kata persetujuan).
    e. Menurut sifat pelaksanaan perjanjian
    1) Perjanjian yang menentukan (dispositive treaties), yaitu
    suatu perjanjian yang maksud dan tujuannya dianggap sudah
    tercapai sesuai isi perjanjian itu.
    2) Perjanjian yang dilaksanakan (executory treaties), yaitu
    perjanjian yang pelaksanaannya tidak sekali, melainkan
    dilanjutkan secara terus-menerus selama jangka waktu
    perjanjian berlaku.
    f. Menurut fungsinya
    1) Perjanjian yang membentuk hukum (law making treaties),
    yaitu suatu perjanjian yang meletakkan ketentuan-ketentuan
    hukum bagi masyarakat internasional secara keseluruhan
    atau bersifat multilateral. Perjanjian ini bersifat terbuka bagi
    pihak ketiga.
    2) Perjanjian yang bersifat khusus (treaty contract), yaitu
    perjanjian yang hanya menimbulkan akibat-akibat hukum
    (hak dan kewajiban) bagi pihak-pihak yang mengadakan
    perjanjian atau bersifat bilateral.
    3. Jelaskan tahap-tahap pembuatan perjanjian internasional?
    a. Perundingan (negotiation)
    b. Penandatanganan (signature)
    c. Pengesahan (ratifiation)
    d. Pengumuman (declaration)
    4. Jelaskan peran perwakilan diplomatik Republik Indonesia?
    a. Mewakili negara Republik Indonesia secara keseluruhan di
    negara penerima atau pada suatu organisasi internasional.
    b. Melindungi kepentingan nasional dan warga negara Indonesia di
    negara penerima.
    c. Melaksanakan pengamatan, penilaian dan pelaporan.
    d. Mempertahankan kebebasan Indonesia terhadap imperialisme
    dalam segala bentuk dan manifestasinya dengan melaksanakan
    ketertiban dunia berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi
    dan keadilan sosial.
    e. Mengabdi kepada kepentingan nasional dalam mewujudkan
    masyarakat adil dan makmur.
    f. Menciptakan persahabatan yang baik antara negara Republik
    Indonesia dan semua negara melalui guna menjamin pelaksanaan
    tugas negara perwakilan diplomatik.
    g. Menyelenggarakan bimbingan dan pengawasan terhadap warga
    negara Indonesia yang berada di wilayah kerjanya
    h. Menyelenggarakan urusan pengamanan, penerangan, konsuler
    protokol, komunikasi dan persandian.
    i. Melaksanakan urusan tata usaha, kepegawaian, keuangan,
    perlengkapan dan urusan rumah tangga perwakilan diplomatik.
    5. Deskripsikan berbagai bentuk kerja sama dan perjanjian internasional yang dilakukan Indonesia dengan negara lain minimal 3 !
    a. Indonesia menjadi anggota Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB)
    yang ke-60 pada tanggal 28 September 1950. Meskipun pernah
    keluar dari keanggotaan PBB pada tanggal 7 Januari 1965
    sebagai bentuk protes atas diterimanya Malaysia menjadi
    anggota tidak tetap Dewan Keamanan PBB, akan tetapi pada
    tanggal 28 September 1966 Indonesia masuk kembali menjadi
    anggota PBB dan tetap sebagai anggota yang ke-60
    b. Memprakarsai penyelenggaraan Konferensi Asia-Afrika (KAA)
    pada tahun 1955 yang melahirkan semangat dan solidaritas
    negara-negara Asia-Afrika yang kemudian melahirkan Dasasila
    Bandung.
    c. Keaktifan Indonesia sebagai salah sau pendiri Gerakan NonBlok (GNB) pada tahun 1961, bahkan pada tahun 1992 dalam
    Konferensi Negara-negara non-Blok yang berlangsung di
    Jakarta, Indonesia ditunjuk menjadi Ketua GNB. Melalui
    GNB ini secara langsung Indonesia telah turut serta meredakan
    ketegangan perang dingin antara blok Barat dan blok Timur.
    d. Terlibat langsung dalam misi perdamaian Dewan Keamanan
    PBB dengan mengirimkan Pasukan Garuda ke negara-negara
    yang dilanda konflk seperti Konggo, vietnam, Kamboja, Bosnia
    dan sebagainya. Bahkan pada tahun 2007, Indonesia ditetapkan
    menjadi anggota tidak tetap Dewan Kemanan PBB.Indonesia
    menjadi salah satu pendiri ASEAN (Assosiaciation of SouthEast Asian Nation) yaitu organisasi negara-negara di kawasan
    Asia Tenggara, bahkan Sekretariat Jenderal ASEAN berada di
    Jakarta.
    e. Ikut serta dalam setiap pesta olah raga internasional mulai dari
    SEA Games, Asian Games, Olimpiade, dan sebagainya.
    f. Indonesia aktif juga dalam beberapa organisasi internasional
    lainnya, hal ini dibuktikan dengan tercatatnya Indonesia sebagai
    anggota Organisasi Konferensi Islam (OKI), Organisasi negaranegara pengekspor minyak (OPEC), dan Kerja sama ekonomi
    Asia Pasifi (APEC).
    g. Menyelenggarakan hubungan diplomatik dengan berbagai
    negara yang ditandai dengan pertukaran perwakilan diplomatik
    dengan negara yang bersangkutan.
    semoga bermanfaat kawan. 

    Subscribe Wanjay Untuk Mendapatkan Notifikasi Artikel Terbaru Lainnya dan Agar tidak Ketinggalan Update, Gratis!!!

    Caranya Masukkan Alamat Email Kamu > Muncul Pop Up > Centang Saya Bukan Robot > Complete > Lalu Buka Email Kamu Pilih Pesan Activate your Email Subscription, Untuk Aktifkan Notifikasi Lalu Buka Link Aktivasinya > Selesai dan Terima Kasih sudah Subscribe :)

    Buka Komentar

    Iklan Atas Artikel

    Iklan Tengah Artikel 1

    Iklan Tengah Artikel 2

    Iklan Bawah Artikel