Orang Yang Bangga Diri Dengan Amal-Amalnya Dinamakan


Perbedaan Amal Soleh & Sedekah Jariah Okezone Haji

Pengenalan

Setiap manusia pasti ingin menjadi orang yang bermanfaat bagi sesama. Salah satu caranya adalah dengan melakukan amal-amal kebaikan. Namun, tidak semua orang bisa melakukannya dengan tulus ikhlas tanpa mengharapkan apapun. Ada juga orang yang melakukan amal dengan tujuan untuk mendapatkan pujian dan pengakuan dari orang lain. Mereka dinamakan orang yang bangga diri dengan amal-amalnya.

Siapa Orang yang Bangga Diri dengan Amal-amalnya?

Orang yang bangga diri dengan amal-amalnya adalah orang yang melakukan kebaikan dengan tujuan untuk mendapatkan pengakuan dan pujian dari orang lain. Mereka tidak melakukannya dengan tulus ikhlas, melainkan karena ingin dipuji. Biasanya, mereka akan menunjukkan amal kebaikannya secara terbuka dan menunggu orang lain memuji mereka.

Akibat dari Sikap Bangga Diri dengan Amal-amalnya

Sikap bangga diri dengan amal-amalnya dapat berdampak buruk bagi dirinya sendiri. Pertama, sikap ini dapat membuat orang tersebut sombong dan merasa lebih baik dari orang lain. Kedua, sikap ini juga dapat membuat orang tersebut kehilangan rasa tulus ikhlas dalam melakukan kebaikan. Ketiga, sikap ini dapat membuat orang tersebut terjebak dalam lingkaran yang tidak sehat, di mana ia terus melakukan kebaikan untuk mendapatkan pujian dan pengakuan.

Membangun Sikap Ikhlasi dalam Beramal

Untuk menghindari sikap bangga diri dengan amal-amalnya, seseorang harus membangun sikap ikhlas dalam beramal. Ikhlas artinya melakukan kebaikan tanpa mengharapkan apapun sebagai balasannya, kecuali ridha Allah SWT. Untuk membangun sikap ikhlas, seseorang harus selalu mengingatkan dirinya sendiri bahwa kebaikan yang dilakukan adalah sebagai bentuk ibadah kepada Allah SWT, bukan untuk mendapatkan pengakuan atau pujian dari orang lain.

Pentingnya Bersikap Ikhlas dalam Beramal

Sikap ikhlas dalam beramal sangat penting untuk menghindari sikap bangga diri dengan amal-amalnya. Selain itu, sikap ikhlas juga dapat membantu seseorang untuk tetap konsisten dalam melakukan kebaikan tanpa terpengaruh oleh faktor eksternal seperti pujian atau pengakuan dari orang lain. Selain itu, sikap ikhlas juga dapat membantu seseorang untuk meraih kebahagiaan yang hakiki, yaitu ridha Allah SWT.

Contoh Orang yang Beramal dengan Ikhlas

Ada banyak contoh orang yang beramal dengan ikhlas. Salah satunya adalah Sa'ad bin Abi Waqqas. Sa'ad adalah salah satu sahabat Nabi Muhammad SAW yang terkenal dengan keberaniannya dalam berperang dan ketulusan dalam beramal. Sa'ad melakukan kebaikan tanpa mengharapkan apapun sebagai balasannya, kecuali ridha Allah SWT. Ia selalu mengingatkan dirinya sendiri bahwa kebaikan yang dilakukan adalah sebagai bentuk ibadah kepada Allah SWT.

Kesimpulan

Sikap bangga diri dengan amal-amalnya dapat berdampak buruk bagi dirinya sendiri. Untuk menghindari sikap ini, seseorang harus membangun sikap ikhlas dalam beramal. Sikap ikhlas sangat penting untuk menghindari sikap bangga diri dengan amal-amalnya dan membantu seseorang untuk meraih kebahagiaan yang hakiki, yaitu ridha Allah SWT. Contoh orang yang beramal dengan ikhlas adalah Sa'ad bin Abi Waqqas.

Jangan Lupa Follow dan Bookmark untuk Mendapatkan Info Artikel Terbaru Lainnya, Terima Kasih :)
Gabung dalam percakapan
© WanjayProtected by DMCA Developed by Jago Desain